Tim peneliti dari Universitas Potensi Utama (UPU) bersama para pakar dari Universitas Malikussaleh telah sukses melaksanakan kegiatan pengambilan sampel rumput laut di perairan Pulau Simeulue pada tanggal 5 hingga 6 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penelitian Grand Matching antara UPU dan UCYP University Malaysia yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan spesies rumput laut menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Kolaborasi riset ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang telah dilakukan kedua universitas pada 2 Februari 2026 lalu . Penelitian ini berfokus pada implementasi algoritma Deep Learning untuk identifikasi spesies rumput laut secara akurat .
Ekspedisi ini melibatkan tim peneliti dari Universitas Potensi Utama yang dipimpin langsung oleh Rektor UPU, Prof. Dr. Rika Rosnelly, bersama Dr. Bob Subhan Riza, Edy Victor Haryanto, Iwan Fitrianto Rahmad, M.Kom, dan Vidi Fragastia, S.Kom, MT. Turut bergabung dalam tim pakar dari Universitas Malikussaleh yaitu Bapak Yudho Andika, Bapak Imanullah, dan Bapak Munawar Khalil.
...
Para peneliti mengambil sampel rumput laut secara manual di beberapa titik perairan Pulau Simeulue. Titik tersebut berada di 3 desa yakni Desa Maudil, Desa Inor dan Desa Engko. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara mengamati langsung rumput laut yang tumbuh di karang, bebatuan, atau di pinggir pantai. Setiap sampel yang ditemukan kemudian diletakkan di atas kertas untuk difoto dan didokumentasikan sebagai bagian dari proses pengumpulan data.
Setiap sampel rumput laut diabadikan dalam format gambar digital (jpg atau bmp). Gambar-gambar ini selanjutnya akan diproses menggunakan teknologi deteksi dan klasifikasi berbasis kecerdasan buatan untuk menentukan nama dan jenis dari setiap spesies rumput laut berdasarkan citra yang telah diubah.
Penelitian ini tidak hanya bertujuan untuk mengidentifikasi spesies rumput laut, tetapi juga untuk mengklasifikasikan jenis-jenis rumput laut berdasarkan potensi pemanfaatannya. Ke depannya, hasil penelitian ini diharapkan dapat menentukan jenis rumput laut mana yang dapat dikonsumsi, mana yang bermanfaat untuk industri kosmetik, serta berbagai aplikasi lainnya .
Penelitian tentang rumput laut di perairan Simeulue memiliki nilai strategis mengingat potensi bioaktif yang terkandung di dalamnya. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa rumput laut genus Sargassum yang tumbuh subur di perairan Simeulue memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dan berpotensi dikembangkan sebagai sumber antioksidan alami .
Picture4.jpg106.78 KB
Kegiatan pengambilan sampel ini didanai sepenuhnya oleh UCYP University Malaysia melalui skema matching grant . Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Para peneliti berharap ke depannya klasifikasi jenis rumput laut dapat semakin baik dan akurat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, baik untuk kepentingan ilmu pengetahuan maupun untuk pengembangan industri berbasis sumber daya alam di Indonesia.